SDN 026 Bojongloa Kembali Normal, Rencana Relokasi Ditolak Warga

BANDUNG – Aktivitas belajar mengajar di SDN 026 Bojongloa, kawasan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, kembali berjalan normal setelah sebelumnya sempat digembok ahli waris. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun langsung memastikan kegiatan belajar siswa tetap berjalan di tengah persoalan sengketa lahan. Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah antisipasi dengan memperketat pengamanan sekolah untuk mencegah terjadinya penggembokan kembali. Camat bersama Satpol PP dan kepolisian akan dilibatkan dalam pengamanan sekolah.

Pemkot Bandung juga menyiapkan opsi relokasi terhadap 945 siswa SDN 026 Bojongloa ke SDN 148 Cibaduyut. Proses pemindahan rencananya dilakukan secara bertahap setelah melalui pembahasan bersama orang tua siswa dari kedua sekolah. Farhan menyebut proses relokasi membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu dan meminta ahli waris keluarga Hamim memberikan tenggang waktu agar pemerintah dapat menyiapkan pemindahan dengan baik. Langkah tersebut diambil setelah perkara sengketa lahan dimenangkan pihak ahli waris hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK).

Di sisi lain, rencana Pemkot Bandung membangun gedung baru SDN 026 Bojongloa di kawasan Kompleks Cibaduyut Permai justru mendapat penolakan dari warga. Masyarakat RW 02 keberatan karena khawatir keberadaan sekolah dengan jumlah siswa hampir seribuan akan menimbulkan kebisingan dan meningkatkan kepadatan lalu lintas di lingkungan permukiman. Warga juga mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi secara langsung terkait rencana pembangunan sekolah tersebut dan baru mengetahuinya beberapa pekan terakhir.

Ketua RW 02 Kelurahan Cibaduyut Kidul, Irfan Arvianto, menegaskan penolakan warga bukan berarti mereka tidak peduli terhadap dunia pendidikan. Warga hanya menilai lingkungan permukiman yang sudah dipenuhi sejumlah fasilitas pendidikan tidak seharusnya kembali dibebani dengan pembangunan sekolah baru. Sementara itu, Farhan menyatakan siap berdialog dan mencari solusi bersama warga agar kebutuhan pendidikan siswa SDN 026 Bojongloa tetap terpenuhi tanpa menimbulkan persoalan baru di lingkungan masyarakat.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital